Selasa, 26 Oktober 2010

Catatan Praktikum Bab1

Sedikit catatan Mengenai Praktikum Mobile Programing Bab 1
tanggal 23 Oktober 2010

memulai menggunakan toolkit
caranya yaitu dengan cara :

1. klik start kmudian pilih program selanjutnya pilih wirelles toolkit dan lalu create new project ..
isi nama dan midletnya.
contohnya nama= praktikum2
midletnya = praktikum

2. buka windows explore lalu pilih directory C;/, buka WTK25 lau apps selanjutnya buka nama telah kita buat tadi yakni praktukum2 lalu liat folder yang berada didalamnya yaitutepatnya di folder src.

3. kemudian membuat file dinotepad.

buat file dengan contoh latihan.java kemudian save dengan menggunakan tipe file "all" kemudian save file tersebut di folder src tadi .

Penginstalan JDK,Tollkit dan Netbeans serta Tugas Bab 1

1. Penginstallan Jdk

Berikut ini merupakan langkah – langkah yang harus dilakukan dalam menginstal Jdk :

1. Buka Program Jdk yang akan di install maka akan muncul jendela program berikut ini :





2. Penginstallan NetBeans

Berikut ini merupakan langkah – langkah yang harus dilakukan dalam menginstall program Netbeans :

1. Bukalah Program Netbeans sehingga akan muncul gambar berikut ini :

3. Penginstallan Sun Wireless Toolkit

Langkah – langkah yang harus dilakukan dalam menginstall program Sun Wireless Toolkit adalah :

1. Bukalah program sun wireless toolkit yang akan diinstall sehingga akan muncul jendela berikut ini :

4. Contoh Program Menggunakan Sun Wireless Toolkit

Berikut ini adalah salah satu contoh program “Hello World” menggunakan Sun Wireless Toolkit :

1. Sebelum kita membuat program maka langkah pertama adalah membuka program netbean;


ffhMasukan Codingnya =

Maka Hasilnya =






Minggu, 24 Oktober 2010

Pengertian Mobile Programming

1. Pengertian J2ME
J2ME (Java 2 Micro Edition) merupakan subset dari J2SE yang ditujukan untuk implementasi pada peralatan embeded system dan handheld yang tidak mampu mendukung secara penuh implementasi menggunakan J2SE.

J2ME adalah teknologi Java yang diperuntukkan perngkat-perngakat kecil consumer device , terutama wireless. Bebrapa perangkat wireless antara lain PC, PDA, communicator, embedded device, smart card dan ponsel. Teknologi Java mungkin merupakan satu-satunya cara memprogram beberapa perangkat, berbagi logic antara perangkat dan server, pengantaran aplikasi secara dinamis, program yang kompak, lingkungan pengembangan yang aman dan cepat. J2ME memungkinkan perangkat lunak dapat di-download perangkat sekaligus memungkinkan layanan yang dapat disesuaikan di beragam perangkat. J2ME menyediakan platform standar untuk pengembangan perangkat wireless. J2ME terdiri atas perangkat-perangkat komponen sebagai berikut:

1. Java Virtual Machine (JVM), komponen untuk menjalankan program-program Java pada emulator atau handheld device.

2. Java Application Programming Interface (API), merupakan kumpulan library untuk menjalankan dan mengembangkan program Java pada Handheld Devices.

3. Tools lain untuk mengembangkan Java, semacam emulator Java Phone, Emulator Nokia, Emulator Siemens dan Emulator Motorola.



2. J2ME Configuration


J2ME Configuration mendefinisikan lingkungan kerja J2ME runtime. Oleh karena setiap handheld device memiliki fitur-fitur yang berbeda-beda, J2ME Configuration ini dirancang yaitu menyediakan library standar yang mengimplementasikan fitur standar dari sebuah Handled device.

Ada dua kategori J2ME Configuration yaitu :

a. CLDC ( Connected Limited Device Configuration )

Digunakan untuk aplikasi java pada perangkat-perangkat keras dengan ukuran memori yang sangat terbatas, yaitu pada kisaran 160 samapi 512 KiloBytes, seperti handphone, organizer atau PDA seperti PALM, Poket PC dan two way pagers.

b. CDC (Connected Device Configuration )

Digunakan untuk aplikasi Java pada Handheld devices dengan ukuran memori paling tidak 2 Megabytes, seperti : Internet TV, Nokia, Communicator dan car television.


3. J2ME Profile

J2ME Profile mengimplementasikan kemampuan / fitur lain yang sangat bergantung pada jenis handheld yang digunakan.

Ada lima kategori J2ME Profile saat ini, yakni :

a. Mobile Information Devise Profile

MIDP menyediakan librari-librari java untuk implementasi dasar antarmuka (GUI), imp-lementasi jaringan (networking), database dan timer. MIDP dirancang khususnya untuk wireless phone dan pager.

b. Foundation Profile

Profile dasar untuk non-GUI network device pada CDC

c. Personal Profil, RMI Profile, Personal Digital Assistant Profile

Standar grafik, Generasi selanjutnya dari lingkungan personal java, dan RMI yang support untuk CDC dan profile standart device.


4. Jenis-jenis aplikasi J2ME

Saat ini terdapat dua jenis aplikasi J2ME yaitu:

a. Walled garden application yaitu aplikasi yang berdiri sendiri atau standalone yang berjalan pada handphone tanpa perlu mengakses sumber data eksternal melalui jaringan pembawa atau carier network. Contoh dari aplikasi ini adalah kalkulator atau single player games.

b. Network aware application yaitu aplikasi yang berinteraksi dengan jaringan. Tidak seperti aplikasi pertama, aplikasi ini memiliki kemampuan untuk mengakses sumber daya eksternal. Contoh dari aplikasi jenis ini adalah aplikasi email yang berada pada handphone, aplikasi untuk mendapatkan kembali data alamat-alamat yang tersimpan melalui jaringan, dan pengiriman email berbagai alamat melalui jaringan data.


MIDlet


MIDlet merupakan aplikasi yang dijalankan pada sebuah perangkat handheld. MIDlet tidak berinteraksi langsung dengan hardware dari handheld devices, melainkan berinteraksi melalui AMS (Application Management Software). AMS inilah yang akan menerima sinyal dari MIDlet bahwa MIDlet akan dijalakan atau berhenti.

MIDP mendefinisikan kelas-kelas library berikut untuk membangun aplikasi:

a. Javax.microediton.midlet, merupkan package yang berisi kelas-kelas untuk mengatur daur hidup midlet.

b. Javax.microedition.lcdui, merupakan package yang berisi kelas-kelas yang user interface dan pemrograman GUI.

c. Javax.microedition.io, merupakan.package yang berisi kelas-kelas dan antarmuka untuk midp pemrograman jaringan.

d. Javax.io, java.lang and java.util, merupakan package yang berisi I/O, language dan kelas-kelas utility.


Daur Hidup MIDlet


Daur Hidup MIDlet terdiri dari :

a. Retrieval

AMS menerima MIDlet kemudian disimpan didalam memori. Media untuk mendowload MIDlet dapat berupa : Kabel serial, port IRDA, atau jaringan wireless.

b. Instalation

Setelah MIDlet di-download, AMS akan menginstall MIdlet Pada Device. Selama proses instalasi, MIDP akan menjamin MIDlet tidak melanggar akses security.

c. Version Management

AMS akan menyimpan semau informasi mengenai MIDlet yang telah diinstal termasuk informasi versinya. Ini akan berguna untuk meng-upgrade MIDletke versi baru.

d. Removal

AMS akan menghapus MIDlet dan membersihkan alokasi memori yang digunakan.

Setelah di-Launch oleh AMS Midlet akan berada dalam tiga status berikut :

a. Paused

Status ini terjadi ketika MIDlet selesai disosialisasikan dan tidak melakukan aksi apapun.

b. Active

Status ini terjadi ketika MIDlet sedang berjalan dengan normal, yakni setelah memanggil fungsi MIDlet.startApp()

c. Destroyed

Status ini terjadi ketika MIDlet berhenti berjalan (exit), sehingga seluruh sumber daya yang digunakan akan dibebaskan. Status ini terjadi ketika berhasil dilakukan pemanggilan fungsi MIDlet.destroyApp() atau MIDlet.notifyDestroyed().

Daur hidup pembangunan MIDlet terdiri dari :

a. Kompilasi dan pre-verifying.

b. Testing.

c. Packaging

Merupakan operasi terakhir untuk membungkus aplikasi MIDlet menjadi file JAR dan file JAD.

d. Running